Cara Memilih Anti Virus

tips-memilih-antivirus
Image by google

Cara dan Tips Memilih Anti Virus - Setiap pengguna komputer tentunya sangat membutuhkan sekali perangkat lunak anti-virus untuk melindungi sistem maupun data yang ada pada komputernya. Banyak sekali anti-virus yang tersedia dan dapat kita gunakan untuk melindungi komputer dari serangan virus, namun seringkali juga bingung dalam memilih anti-virus untuk komputer yang kita gunakan. Tips untuk memilih sebuah anti-virus yang baik harus memiliki beberapa kriteria dalam hal pengamanan komputer, diantaranya :

1. Mampu Mendeteksi Malware dengan baik

Malware merupakan istilah atau singkatan dari Malicious Software atau perangkat lunak yang mencurigakan yang seringkali bersifat merusak sistem atau data. Anti-virus yang baik harus dapat mendeteksi dan menangani adanya malware secepat mungkin, atau minimal memberi peringatan tentang adanya malware kalau anti-virus tersebut tidak mampu mengantisipasinya.

2. Tidak Membebani Komputer secara berlebihan

Setiap anti-virus yang telah diinstal dalam komputer sudah tentu membutuhkan sumber daya yang diambil dari sebagian kemampuan komputer. Dengan demikian setiap komputer yang dilengkapi anti-virus akan berkurang kemampuannya dibandingkan sebelum dilengkapi anti-virus. Kemampuan yang paling terasa adalah dalam “kecepatan”-nya. Setiap anti-virus membutuhkan “resource” yang berbeda-beda yang biasanya sesuai dengan kemampuannya. Semakin lengkap fiture sebuah anti-virus biasanya semakin besar resource yang dibutuhkan sehingga lebih membebani kinerja komputer. Lalu bagaimana mengatasi masalah ini?

Cara yang paling mudah adalah menyesuaikan antara anti-virus dengan komputer yang digunakan. Untuk komputer jenis lama tentunya lebih cocok dipasangi anti-virus yang ringan, berbeda dengan komputer jenis terbaru yang tidak akan ada masalah dipasangi anti-virus jenis apapun.

3. Kemungkinan Kombinasi Anti-Virus

Anti-virus buatan asing lebih bagus dibanding anti virus lokal yang gratisan. Setiap anti-virus memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Banyaknya varian virus baru yang bertambah setiap harinya hingga ribuan jenis baik virus asing maupun lokal sepertinya tidak mampu dibasmi oleh hanya satu jenis anti-virus saja. Mengkombinasikan anti-virus asing dan lokal merupakan salah satu tips yang cukup efektif untuk mengatasinya. Namun perlu diingat, “sebaiknya jangan menginstal lebih dari dua anti-virus dalam satu komputer”. Cukup satu anti-virus asing dan satu anti-virus lokal.

4. Memudahkan Pengguna

Selain kemampuan membasmi virus secara optimal, pilih anti-virus yang mempermudah pengguna komputer. Beberapa anti virus harus melibatkan pengguna untuk melakukan aksi clear atau quarantine setiap mendeteksi satu virus atau malware. Menurut saya ini sangat merepotkan kita, yang harus melakukan aksi “klik” setiap kali ada virus yang terdeteksi. Bayangkan kalau setiap sekian detik terdeteksi adanya virus.

5. Fasilitas Update

Memang semua anti-virus dilengkapi fasilitas update berkala yang biasanya minimal 2 kali dalam seminggu. Beberapa anti-virus menyediakan fasilitas update secara mudah dan cepat namun disisi lain ada anti-virus yang membutuhkan resource cukup besar saat update. Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan dalam setiap kali update anti-virus adalah kecepatan koneksi internet, karena beberapa anti-virus membutuhkan kapasitas update yang cukup besar (hingga beberapa ratus MB) setiap kali update.

6. Pertimbangkan Fiture Tambahan

Semakin lengkap fitur yang ditawarkan, maka semakin berguna anti virus tersebut untuk kita. Beberapa fitur penting yang sebaiknya ada pada antivirus yang kita pilih adalah Firewall, Parental Control, Antispam, Internet Control, Application Control dan bisa melakukan bakup data secara otomatis.

Beberapa Tips Memilih Anti Virus diatas hanyalah sedikit dari yang saya ketahui. Masih banyak faktor yang mungkin perlu dipertimbangkan yang setiap orang mungkin berbeda-beda karena harus disesuaikan dengan komputer dan sistem yang digunakan. Demikian artikel ini mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi anda. Terima Kasih

oprekzone.com

Pengertian dan Fungsi Folder Prefetch

Pengertian dan Fungsi dari Folder Prefetch - Pada umumnya pengguna komputer pasti merasa risih dengan adanya file-file backup yang tidak penting dan berada di folder prefetch. Lalu, apa sih fungsi dari folder tersebut? banyak tips beredar di Internet bahwa folder Prefetch sebaiknya dihapus padahal tips itu salah sama sekali. mengapa dikatakan salah menghapus folder tersebut, sebaiknya anda harus tahu apa gunanya isi dari folder tersebut.
PENGERTIAN FOLDER PREFETCH

Folder prefetch adalah folder yang diciptakan oleh system windows, dimana isi dari folder ini berupa file-file berekstensi .pf yang dibentuk atau dibuat saat anda menjalankan aplikasi, disebut juga trace file. Trace files ini mencatat proses booting atau start aplikasi, file2 ap-file saja yang dibutuhkan, dan bagian mana saja dari file tersebut yang perlu di-load ke memory.
Loading aplikasi hanya terjadi saat booting atau aplikasi di jalankan. Dan yang di-load adalah berupa file-file yang dibutuhkan untuk proses booting atau menjalankan aplikasi, bila aplikasi yang tidak dijalankan tidak akan di load oleh system.
Prefetch folder memiliki maksimum 128 trace file. Secara otomatis Windows akan menghapus trace file yang jika sudah tidak dibutuhkan.
FUNGSI FOLDER PREFETCH
Fungsi dari file Prefetch ialah membuat program Anda berjalan lebih cepat ketika Anda membukanya. Dengan sudah adanya file Prefetch, ini berarti Windows tidak lagi membutuhkan sebuah referensi untuk program agar dapat muncul. Microsoft Windows XP menyisipkan komponen Prefetch. Prefetch adalah fitur pada Windows XP dan Windows Server 2003 yang berfungsi meningkatkan kinerja pada saat booting dan starting sebuah aplikasi. Dengan adanya file-file yang ada didalam folder Prefetch maka sistem kerja dari komputer anda akan lebih cepat, karena aplikasi yang anda gunakan sudah tercatat dan lebih cepat terbaca.

Samahalnya seperti anda menggunakan brows untuk berinternet, maka website yang sudah anda bookmark atau sudah pernah anda buka, maka akan lebih cepat dibuka dibanding dengan website yang belum pernah anda kuncungi atau anda bookmark, karnea website yang sudah anda kunjungi akan tercatat di chace brows.


Caranya :


Pada saat booting atau starting sebuah aplikasi, Windows akan mengamati file-file apa saja yang di-load pada saat aplikasi tersebut mengalami inisialisasi. Nah, kali booting/starting berikutnya, Windows akan me-load file-file ini sebelum diminta. File-file tersebut disimpan di folder “WindowsPrefetch”. Dengan mengklik, misalnya, Microsoft Word, pengguna akan menghemat waktu sejak semua file dan data yang diperlukan untuk membuka sebuah program telah diambil dahulu.
Sayangnya masih ada banyak sekali tips palsu dan informasi tentang Prefetch di Internet. Bacalah untuk mengetahui apa yang benar dan apa yang tidak benar. 
Mengosongkan folder Prefetch akan membuat komputer Anda lambat sampai Windows kembali mengumpulkan kembali semua informasi Prefetch, dan ini membutuhkan waktu yang lama dan lambat. Windows otomatis akan membersihkan folder. Prefetch sama sekali tidak menggunakan memori. Menonaktifkannya akan meningkatkan waktu loading programs.

Liat Juga Cara Memperbaiki Hardisk Yang Rusak
Jika file-file dalam folder perfetch dihapus juga tidak masalah, tidak akan menyebabkan kerusakan pada system OS anda, hanya saja kinerja komputer anda akan menjadi lambat.


Demikianlah artikel tentang Fungsi dari Folder Prefetch, semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anda. Terima kasih telah mengunjungi blog ini.

Cara Memperbaiki Hardisk Rusak

Jika Anda mempunyai sebuah hardisk sedang rusak, apa Anda merasa pusing, lalu apa yang akan Anda Lakukan ??? Tidak ada salahnya Anda mencoba tips memperbaiki hardisk berikut.

Cara Memperbaiki Hardisk yang Rusak

Banyak macam kerusakan hardisk yang biasa dialami seperti bad sector atau hardisk tidak terbaca. Kendala tersebut yang sering terjadi pada kerusakan hardisk, padahal kerusakan hardisk tersebut dapat terjadi karena hal-hal kecil yang tidak sengaja kita lakukan ataupun sering kita abaikan. Untuk itu mari kita simak penyebab dini kerusakan hardisk berikut.

Kenali Sejak Dini Penyebab Kerusakan Hardisk

Jangan Biarkan Hardisk Kita Over, hardisk terlalu over juga kan membuat hardisk kita bekerja lambat kemudian lama kelamaan akan membuat hardisk tersebut menjadi hang.

Hardisk jarang dibersihkan, jangan salah tangkap dulu za, yang dimaksudkan membersihkan hardisk adalah hapus file tidak terpakai agar tidak mengakibatkan hardisk kita over.

Jangan lupa untuk mendefragmen hardisk kita beberapa bulan sekali, hal ini dimaksudkan untuk menjaga kestabilan hardisk.

Sering restart computer, restart komputer juga akan mempengaruhi kinerja hardisk kita.

Tegangan listrik tidak stabil atau sering naik turun akan membuat sistem fungsi hardisk mengalami gangguan error disk.

Hal-hal diatas yang mungkin kita angga sepele tersebut padahal akan membuat hardisk kita mengaami gangguan bahkan kerusakan yang fatal dapat terjadi.



Cara Memperbaiki Hardisk yang Rusak

Biasanya kerusakan hardisk terjadi karena bad sector, untuk menangani hal ini ada beberapa macam cara penanganan awal yang harus Anda coba tergantung dari merk hardisk yang Anda gunakan.

Untuk penanganan awal Anda dapat menggunakan perintah Format C: (sesuaikan dengan drive yang hendak di format).

Jika cara tersebut belum berhasil, Anda dapat menggunakan program disk manager dari masing-masing pabrik pembuat hardisk.

Jika cara tersebut belum berhasil juga, Anda dapat menggunakan software HDDREG, software tersebut dapat Anda download di internet.

Jika masih belum berhasil juga, maka coba Low Level Format atau Zero File. Memformat hardisk yang akan mengakibatkan file di dalam hardisk hilang.

Jika masih tidak bisa juga, Anda dapat memotong sektor hardisk yang rusak dengan cara membagi hardisk serta tidak menggunakan hardisk yang rusak.

Memperbaiki Hardisk Tidak Terbaca oleh BIOS (Basic Input Output System)

Jika kerusakan hardisk Anda adalah tidak dapat terbaca oleh BIOS maka Anda harus lebih mengeluarkan waktu serta tenaga lebih karena agak ribet kalau masalah hardisk tidak terbaca oleh BIOS. Ada beberapa cara yang dapat Anda coba untuk memperbaiki hardisk tidak terbaca oleh BIOS, berikut cara yang dapat Anda coba;

Langkah awal Anda harus melihat pengaturan BIOS tersebut, dimana hardisk disetting OFF sehingga tidak terbaca. Solusinya rubah pengaturan hardisk pada BIOS setting hardisk ON.

Cek arus listrik pada kabel hardisk, kesalahan kecil seperti ini sering terjadi jika Anda tidak memperhatikan benar-benar saat pemasangan hardisk seperti kabel terputus, keslahan memasang tidak sesuai tempat dll, dalam hal ini Anda harus memasang ulang kabel haedisk.

Lihat piringan hardisk, jika kesalahan dari piringan hardisk yang tidak berputar karena aliran listrik tidak mendukung, maka periksa ulang keadaan kabel hardisk apakah dalam keadaan baik, coba tukar dengan kabel power lainnya, namun jika berbagai cara tersebuat sudah Anda coba tapi tidak berhasil kemungkinan memang terjadi kesalahan pada hardisk itu sendiri.

Cek pemasangan jumper yang sesuai, jika mengalami kesalahan memang tidak akan dapat terdeteksi.

Demikian tips Cara Memperbaiki Hardisk yang Rusak dan Tidak Terbaca Oleh BIOS, semoga tips ini dapat bermanfaat buat sahabat smeaker yang lagi nyari informasi mengenai cara memperbaiki hardisk rusak. 

Visitor Statistic

Followers